Thursday, 9 June 2016

HARTAKU AKAN KU BAWA MATI

Assalamualaikum Dan Salam Sejahtera...

Izinkan saya berkongsi, kisah dari seberang... Moga ia menjadi peringatan buat kita semua... Jom 'BAWA HARTA ke MATI'!

Kisah ini dikongsikan melalui WA, saya simpan di sini bagi memudahkan diri saya Dan and semua untuk sama2 beringat. InshaAllah.


SAYA TIDAK MAU BERPISAH DENGAN HARTA SAYA
(HARTAKU AKAN KU BAWA MATI)

Haji Usman. Pemilik salah satu perniagaan batik dan olahan tekstil terkemuka di Yogyakarta, memang terkenal krn kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya. Seakan dunia telah begitu hina di matanya.


Ringan baginya membuka kotak tabungannya, mudah baginya mengeluarkan wang simpanan dan seakan tiada beban baginya mengulur bantuan.

Inilah mungkin sosok nyata orang yg menganggap dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.

Maka beberapa orang pengusaha muda yg bersemangat mendatangi beliau.

“Ajarkan pada kami, Tn Haji,” kata mereka, “bagaimana caranya agar kami seperti Haji Usman.  Bisnes sangat maju & sukses, tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan... Hingga seperti haji Usman, bersedekah terasa ringan”.
"Wah", sahut Haji Usman tertawa,
"Antum salah alamat!”
“Betul ker?”...
"Lha iya. Kalian datang pada orang yg salah
Untuk makluman saya ini SANGAT SAYANG DAN MENCINTAI HARTA SAYA.
Saya ini sangat mencintai ASET yg saya miliki "
“Lho?”..
“kenapa heran, sebab terlalu cinta dan sayangnya, *SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI. HARTA SAYA INI AKAN SAYA BAWA MATI DIKUBUR DENGAN HARTA PERNIAGAAN SAYA.*

Saya itu TIDAK MAU BERPISAH dengan kekayaan saya.
Makanya sebab itulah saya titip-titipkan (tumpangkan sementara) dulu. Saya
*TITIPKAN* pada Masjid,
*TITIPKAN* pada anak yatim,
*TITIPKAN* pada fakir miskin,
*TITIPKAN* pada pejuang fii sabilillah.
*TITIPKAN* pada yayasan/ baitul maal.
*TITIPKAN* pada guru2 Agama & pekerja yg rajin Ibadah
*TITIPKAN* pada saudara dan pekerja yg dirawat sakit.

Alhamdulillah, kalau masih ada yg berkenan mau dititipi, saya senang sekali. Alhamdulillah ada yg sudi diamanatkan, saya bahagia sekali.

Yang penting *DI AKHIRAT NANTI SAYA MAHU AMBIL SEMULA HARTA YANG SAYA TITIP TITIPANKAN*

Saya sdh bekerja keras puluhan tahun maka ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat di alam kubur dan di akhirat nanti".
Maka siapa bilang harta tdk dibawa mati....?

*Harta itu dibawa mati....!!!*

Caranya ? ... *JANGAN BAWA SENDIRI... Minta tolong dibawakan oleh Fakir miskin, anak yatim, orang-orang yg berjuang di jalanNYA, yayasan/baitul maal....dll...*
karena anak dan keluarga sy cuma akan bagi saya kain putih saja.

سبحان الله....
Pengajaran: Sempena Ramadhan yg penuh berkah ini, *marilah kita sama2 titipkan harta kekayaan.