Memaparkan catatan dengan label syukur. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label syukur. Papar semua catatan

Rabu, 9 Mac 2016

WAKTU KEJAR KITA atau KITA KEJAR WAKTU

TERTIPU WAKTU... Kiriman dari seorang sahabat



Waktu berlalu...
Begitu halus menipu...

Tadi pagi belum sempat zikir pagi, sedar2 sudah jam 9.00 pagi.

Belum sempat sedekah pagi, matahari sudah meninggi.

Rencananya jam 9.30 mau solat dhuha, tiba2 azan zohor sudah terdengar.

Teringin setiap pagi menghabiskan baca 1 juz Al Qur'an. Tapi "teringinnya itu" sudah setahun yang lalu dan kebiasaan itu belum terlaksana.

Sebenarnya ada komitmen pada diri sendiri, tidaklah berlalu malam kecuali dengan tahajud dan witir, sekalipun hanya 3 rakaat singkat saja. Dan komitmen itu belum dilaksanakan sejak 2 tahun lepas. Tanpa hukuman diri atas pengkhianatan komitmen dan tanpa perasaan bersalah sehingga belum merasa taubat.

Dulu juga pernah terpikir punya anak angkat atau yang di sponsor , entah yatim entah anak miskin, yang di lawati setiap bulan.

Ya kerana kesibukan lupa merealisasikannya, dan itu sudah berlangsung sekitar 3 tahun yang lalu...

Akan terus beginikah nasib "hidup" kita menghabis-habiskan umur ?! Berhura-hura dengan usia ?!
Tiba2 masuklah usia di angka 30 sebentar kemudian 40 tahun... dan kini lebih dari 50 tahun...

Tak lama terasa kemudian orang memanggil kita dengan sebutan "pakcik... tok... uncle... makcik... aunty... nenek"

Pertanda kita sudah tua.
Uban yang mulai menghias kepala, kerepot yang menghias kulit, tenaga yang tidak seberapa.

Menunggu ajal tiba...sejenak mengintip catatan amal yang kita ingat pernah berbuat apa...?

Astaghfirullah..
Tak seberapa, sedekah dan wakaf juga sekedarnya, malah banyakan harta yang kita makan, buat tanah, rumah, usaha dan katanya untuk invest dan peninggalan anak cucu yang belum tentu mereka suka.

Jika demikian...
Apakah ruh tidak akan menjerit saat harus berpisah dari tubuh..?!

Tambahkan usiaku ya Allah !. Aku perlu waktu untuk beramal dan berbekal ...

Belum cukupkah main2mu selama 50 tahun atau 60 tahun ?



Perlu berapa tahun lagi untuk mengulang pagi, petang, hari, minggu, bulan dan tahun yang sama ! Tanpa pernah merasa kehilangan untuk menghasilkan pahala di setiap detiknya. Tidak akan pernah cukup 1000 tahun bagi yang terlena...

Astaghfirullahal 'adzim...

Gerhana Tanda Kebesaran Allah

Assalamualaikum dan Salam sejahtera.

Alhamdulillah pagi 9 Mac 2016, kita di beri kesempatan untuk menyaksikan gerhana matahari.

Keratan akhbar mengenai gerhana matahari.


PERKONGSIAN 1 HARI 1 HADIS

Gerhana Tanda Kebesaran Allah

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَإِنَّهُمَا لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَكَبِّرُوا وَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebahagian dari tanda kebesaran Allah, dan keduanya tidaklah mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Kerana itu, apabila kalian melihat gerhana matahari atau bulan, maka bertakbirlah dan berdoalah kepada Allah, serta solat dan bersedekahlah. (HR Muslim No: 1499)


Pengajaran:


1.  Kita disuruh memerhati dan memikirkan tanda-tanda kebesaran dan keagungan Allah di alam ini. Seluruh makhluk di alam ini, samada besar, kecil, yang bergerak mahupun yang diam - di bumi mahupun di langit, semuanya tunduk di bawah pengaturan Allah. Justru sewajarnya kita hanya menyembah kepada Allah yang satu dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.

2.  Tidak ada sesuatu yang berlaku samada berbentuk musibah atau manfaat seperti kematian atau kelahiran atas campurtangan dari makhluk. Semua atas kekuasaan Allah.

3.  Kewajipan kita untuk takut kepada Allah, karena dengan kebesaran-Nya - sangat mudah bagi Allah untuk menimpakan azab terhadap orang-orang yang durhaka.

4.  Peringatan untuk kita selalu bersandar kepada Allah  dalam menghadapi hal-hal yang menakutkan

5.  Peringatan untuk kita bahwa hal-hal yang menakutkan itu muncul karena dosa-dosa kita, maka hendaklah kembali kepada Allah dengan beribadah dan memohon ampun kepada-Nya agar Allah  menghilangkan musibah tersebut

6.  Disunnahkan bagi yang “melihat” gerhana untuk melakukan sholat gerhana. Adapun bagi yang tidak melihatnya secara langsung, seperti karena terhalang mendung maka tidak disyariatkan



7.  Disunnahkan ketika gerhana untuk bersegera memperbanyak doa, dzikir, istighfar, taubat kepada Allah  dan bersedekah.

8.  Hikmah solat gerhana adalah dalam rangka menaati dan meneladani Rasulullah SAW, dan menundukkan diri kepada Allah  agar diselamatkan dari berbagai bencana

9.  Disunnahkan bersedekah dengan niat karena Allah dan boleh disertakan niat agar Allah menghilangkan musibah.



#Rahmah Untuk Semua#
Pertubuhan IKRAM Malaysia Negeri Johor

9hb Mac 2016

Surirumah & Media : Bersama Membangun Potensi Suri Rumah Rahmah

 𝗦𝘂𝗿𝗶𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮  Alhamdulillah, di izinkan Allah untuk hadir 2 hari 𝑩𝒆𝒏𝒈𝒌𝒆𝒍 𝑷𝒆𝒏𝒈𝒖𝒓𝒖𝒔𝒂𝒏 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑺...